<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Bolot</title>
	<atom:link href="http://bolot.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bolot.blogdetik.com</link>
	<description>Just another Bolot weblog</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 03:25:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Para petugas Dinas Perikanan dan Peternakan</title>
		<link>http://bolot.blogdetik.com/2011/07/23/para-petugas-dinas-perikanan-dan-peternakan/</link>
		<comments>http://bolot.blogdetik.com/2011/07/23/para-petugas-dinas-perikanan-dan-peternakan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 03:25:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolot</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Para petugas Dinas Perikanan dan Peternakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bolot.blogdetik.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Para petugas Dinas Perikanan dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Majene melakukan sweeping terhadap unggas yang dibawa penumpang di depan terminal pembantu Majene. Sweeping ini sebagai tindak lanjut instruksi Bupati Majene Kalma Katta untuk antisipasi masuknya virus flu burung ke wilayah Kabupaten Majene. Kepala Distanak Majene Fadlil Rasyid mengatakan, sweeping yang dilakukan di depan terminal pembantu Majene [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bolot.blogdetik.com/2011/07/23/para-petugas-dinas-perikanan-dan-peternakan/">Para petugas Dinas Perikanan dan Peternakan</a> (Distanak) Kabupaten Majene melakukan sweeping terhadap unggas yang dibawa penumpang di depan terminal pembantu Majene. Sweeping ini sebagai tindak lanjut instruksi Bupati Majene Kalma Katta untuk antisipasi masuknya virus flu burung ke wilayah Kabupaten Majene. Kepala Distanak Majene Fadlil Rasyid mengatakan, sweeping yang dilakukan di depan terminal pembantu Majene tersebut karena tempat ini merupakan pintu masuk ke Majene dari arah selatan.</p>
<p>Diketahui, di sebelah selatan Kabupaten Majene merupakan wilayah yang saat ini sedang terjangkit virus flu burung. Ketiga daerah tersebut, yaitu Kabupaten Pinrang, Sidrap, dan Kota Parepare, Provinsi Sulsel.“Target sweepingadalah unggas yang dipasok ke Majene maupun ke daerah lain yang melintasi wilayah Majene,” kata dia di Majene,kemarin.<br />
<span id="more-7"></span></p>
<p>Dalam sweepingtersebut, pihaknya tak menemukan unggas yang masuk ke Majene maupun melintasi Majene yang terinfeksi virus avian influenza. Sweeping dilakukan pada Kamis (21/7) malam, dimulai pukul 21.00 Wita hingga Jumat (22/7), pukul 01.00 Wita dini hari. “Belum ada unggas yang terinfeksi avian influenza yang kami temukan pada sweepingkali ini,”ungkapnya.</p>
<p>Terlihat ada sebuah mobil mengangkut 400 ekor ayam broiler tidak dilengkapi dokumen sebagai tanda bebas virus avian influenza. Namun, tim sweeping membiarkan mobil tersebut memasuki Majene karena dipastikan unggas yang diangkut tidak terinfeksi virus flu burung. Sebelum dibiarkan memasuki Majene,unggas-unggas di atas mobil disemprot desinfektan. Tak hanya unggas-unggas yang disemprot, melainkan seluruh bodi mobil yang mengangkutnya.</p>
<p>Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pos Kesehatan Hewan Rivai Sirajuddin mengatakan, kalaupun ternyata ada unggas yang terinfeksi, virusnya akan lumpuh setelah disemprot desinfektan. Tidak berapa lama berselang setelah mobil DD 8647 AB diperbolehkan memasuki wilayah Majene, menyusul lagi sebuah mobil DD 8032 CR yang juga mengangkut ayam broiler.</p>
<p>Tim mencegatnya dan melakukan pemeriksaan. Mobil tujuan Palu ini membawa unggas disertai dokumen bebas virus avian influenza yang ditandatangani drh Andi Yulianti Hatta. Dua mobil pengangkut ayam broiler ini berasal dari Parepare. Keduanya mengaku tidak mendapat pemeriksaan di dua kabupaten yang telah dilintasinya,yakni Pinrang dan Polewali Mandar.</p>
<p>“Kenapa cuma di Majene ya kami diperiksa, di Kabuapten Pinrang dan Kabupaten Polewali Mandar kami tidak diperiksa,” kata pengemudi DD 8032 CR sembari menyerahkan dokumen yang dibawanya untuk diteliti tim. Kepala Bidang Peternakan Distanak Kabupaten Majene Hamzah Dj mengungkapkan,</p>
<p>pihaknya juga mengambil sampel darah ayam kampung di tiga kecamatan di Majene, yakni Kecamatan Sendana, Pamboang,dan Banggae. “Sebanyak 200 sampel darah diambil dan dikirim ke Balai Besar Veteriner Maros untuk diteliti. Hasilnya,pekan depan baru bisa diketahui,”paparnya. Demikian catatan online <a href="http://bolot.blogdetik.com/">Bolot</a> yang berjudul Para petugas Dinas Perikanan dan Peternakan.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bolot.blogdetik.com/2011/07/23/para-petugas-dinas-perikanan-dan-peternakan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bencana</title>
		<link>http://bolot.blogdetik.com/2011/01/14/bencana/</link>
		<comments>http://bolot.blogdetik.com/2011/01/14/bencana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 03:48:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolot</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bolot.blogdetik.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Bencana tanah longsor, angin puting beliung, dan banjir kembali terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Gowa.Titik bencana pertama terjadi di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong.

Tanah longsor terjadi sejak Rabu (12/1) sekitar pukul 05.00 Wita menimbun dan menyebabkan jalan selebar 1 meter lebih ambruk ke jurang dengan panjang 15 meter. Sementara jalan yang tersisa tertutupi material longsoran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Bencana" href="http://bolot.blogdetik.com/2011/01/14/bencana/" target="_self">Bencana</a> tanah longsor, angin puting beliung, dan banjir kembali terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Gowa.Titik bencana pertama terjadi di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong.<br />
<span id="more-5"></span><br />
Tanah longsor terjadi sejak Rabu (12/1) sekitar pukul 05.00 Wita menimbun dan menyebabkan jalan selebar 1 meter lebih ambruk ke jurang dengan panjang 15 meter. Sementara jalan yang tersisa tertutupi material longsoran setinggi dua meter. Akibatnya, jalan poros Lembangpanai, Kelurahan Gantarang ke ibukota Kecamatan Malino, terputus. Aktivitas warga di wilayah dataran tinggi itu pun lumpuh. Pejalan kaki tidak bisa melintas, apalagi kendaraan roda dua dan empat.</p>
<p>Hingga kemarin, lokasi ini masih terisolir. Longsor kecil juga terjadi dua km dari titik longsor tersebut.Karena materialnya tidak terlalu besar sehingga masyarakat dan pemerintah setempat mampu membersihkan longsoran dengan sistem konvensional dan aktivitas lalu lintas bisa kembali normal. Anggota Tagana Gowa Danial Dg Ngopo yang baru pulang dari lokasi longsor mengungkapkan, jalan poros itu memang rawan dilalui kendaraan dan pejalan kaki sebab badan jalan runtuh ke jurang.</p>
<p>“Kondisinya sangat labil,” ungkap Daniel. Camat Tinggimoncong Abd Kadir Mansyur yang meninjau lokasi longsor di Gantarang berharap Pemkab Gowa melalui Dinas PU segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material lumpur. Kadis PU Gowa Muh Amin Yakub mengatakan, pihaknya telah menurunkan satu unit alat berat. ‘’Kita hanya menurunkan satu unit karena lokasi atau medan di wilayah itu tidak memungkinkan terbebani beban lebih berat.</p>
<p>Kita sudah turunkan sore kemarin,’’ kata Amin Yakub. Kampung Cambang, Lingkungan Rappodaeng, Kelurahan Sapaya,Kecamatan Bungaya juga diterjang longsor. Longsor menimbun jalan sepanjang 20 meter dengan material setinggi 1 meter. Untungnya wilayah ini jauh dari area permukiman,sehingga tidak ada korban jiwa dan harta benda. Material longsor di kecamatan ini sudah tertangani alat berat bantuan dari Dinas PU Sulsel dan Dinas PU Gowa.</p>
<p>Di Kampung Lebong, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, satu rumah ambruk terseret arus Sungai Balang Malino yang meluap hingga setinggi tiga meter. Sehari sebelumnya, di lokasi tersebut,dua rumah hanyut terbawa arus, yakni milik Jamaluddin dan Dg Minta. Di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe banjir setinggi pinggang orang dewasa merendam 20 rumah warga.Sebanyak 15 KK di desa tersebut terpaksa diungsikan ke tempat aman.</p>
<p>Sementara, angin puting beliung menerjang sembilan rumah di Dusun Pancana, Desa Julukanaya, Kecamatna Pallangga sekitarpukul 12.30 Wita, Rabu (12/1) kemarin. Dari sembilan rumah, tiga di antaranya rusak parah ambruk nyaris rata denga tanah, masing-masing milik Abd Halik Dg Sirua, Mansyur Dg Serang, dan Basri Dg Mangung. Sedangkan rumah yang rusak milik, Bakri Lira, Jumalia Dg Tarring, Tahir Dg Ngesa,Bora Dg Tola,Baco Dg Sikki,dan Maudu Dg Ngalle.</p>
<p>Kemarin Dinsos Gowa sendiri baru akan turun ke lokasi bencana termasuk bencana angin di Pallangga untuk meninjau sekaligus memberikan bantuan awal berupa bahan makanan. Wabup Gowa, Abd Razak Badjidu bersama sejumlah staf Pemkab langsung meninjau sejumlah titik bencana, baik genangan maupun longsor. Dia berharap, meski dari sejumlah titik bencana tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun diharapkan masyarakat selalu waspada terhadap cuaca ekstrem saat ini.</p>
<p>Banjir Pangkep Telan Korban Jiwa</p>
<p>Di Kabupaten Pangkep,banjir yang melanda sebagian kecamatan selama dua hari terakhir, memakan korban jiwa.Kemarin, warga Desa Tamangapa, Kecamatan Ma’rang,Muh.Yusuf, 47, ditemukan tewas di sekitar sawah miliknya. Pria yang meninggalkan empat anak ini,diduga tenggelam sehari sebelumnya, saat berada di lokasi sawah mengamankan bibit padinya yang ingin ditanam.</p>
<p>Sebab, semenjak Rabu (12/01) sore, dia tidak pulang lagi ke rumah kediamannya. Warga Tamangapa,Syek Hamzah Assegaf mengatakan, mayat Yusuf baru ditemukan sekitar Pukul 15.00 wita, setelah dilakukan pencarian semenjak Rabu malam yang tenggelam di lokasi sawahnya. “Lokasi sawah dan rumah warga itu sedikit jauh.Mungkin saat banjir naik,dia tidak bisa mengamankan diri secepatnya, sehingga hanyut dalam air,” ujar Hamzah.</p>
<p>Dia menambahkan, hingga tadi malam, banjir yang menggenangi daerah yang sebagian besar penduduknya petambak dan petani, belum surut. Bahkan, akses jalanan yang menghubungkan ke pemukiman warga, belum bisa dilewati kendaraan. Kendati demikian, lanjut dia, sejumlah unsur pejabat di Pangkep, yang dipimpin Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Asseggaf, sudah melakukan kunjungan dan memberikan bantuan ke korban banjir. “Tim SAR dari Sulsel, juga sudah ada yang posko di Tamangapa. Warga berharap, semoga banjir bisa cepat surut, karena mengganggu aktifitas keseharian, dan menimbulkan kerugian dengan jumlah yang besar,” tambah Hamzah.</p>
<p>BPBD dan Dinsos Berikan Bantuan Logistik</p>
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel dan Dinas Sosial (Dinsos) Sulsel menurunkan bantuan logistik ke lokasi banjir diwilayah perbatasan kabupaten Pangkep dan Barru, kemarin. Bantuan diturunkan sebagai bentuk tanggap bencana Pemprov Sulsel di sejumlah kabupaten. Serta, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap bencana yang menimpa warga masyarakatnya di kabupaten/kota. Kepala BPBD Sulsel Andi Mappagio menuturkan, tanggap darurat bencana sudah dilakukan didaerah tertimpa bencana, itu dilakukan setelah melakukan kordinasi dengan pos-pos pemantauan yang ada di dua kabupaten tersebut.</p>
<p>Sehingga,tutur dia, proses penanganannya dilakukan secepat mungkin, begitu mendengar ada bencana bantuan langsung diturunkan melalui pos bencana yang dipusatkan di kantor Bupati Pangkep. Bantuan yang diberikan itu, urai Mappagio, berupa logistik makanan siap saji,pakaian bekas, tenda, tikar, selimut, serta satu unit perahu karet. “Kemarin, bantuan sudah kami kirimkan sesuai instruksi Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang. Untuk sementara jumlah bantuan masih terbatas, karena belum diketahui pasti data jumlah korban bencana,” ujarnya.</p>
<p>Kendati demikian,papar Mappagio, jika telah diketahui jumlahnya dipastikan tambahan bantuan akan dikirimkan. Sedangkan, khusus untuk bantuan perahu karet diperuntukkan mencari korban jiwa yang terbawa arus banjir. Kepala Dinas Sosial Sulsel Suwandi Mahendra mengatakan, untuk dukung bantuan dari BPBD, pihaknya telah menurunkan 10 orang Taruna Siaga Bencana (tagana). Tim ini nantinya akan melakukan evakuasi dan membantu sejumlah warga yang terjebak banjir dan menjadi korban.</p>
<p>Tak hanya itu saja, kata dia, saat ini bantuan berupa logistikpun telah disiapkan, seperti bantuan beras yang siap didrop di kabupaten jika telah ada permintaan, serta bantuan kebutuhan sehari- hari lainnya. “Stok logistik beras masih aman,kami sudah siapkan sekitar 50 ton. Untuk saat ini belum ada yang kami drop dikarenakan belum ada permintaan dari Dinsos setempat. Untuk saat ini yang diberikan mie instant, telur dan air mineral,”terangnya.</p>
<p>Pemprov Standby 24 Jam</p>
<p>Menyikapi rawannya bencana beberapa hari terakhir di Sulsel, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengimbau kepada seluruh warga untuk waspada, sesuai dengan imbauan BMKG yang melansir bahwa cuaca di Sulsel akhir-akhir ini cukup ekstrem. Dia menegaskan, terkait banjir besar, beberapa kabupaten sudah melapor ke Pemprov Sulsel, termasuk banjir yang terjadi Kab Pangkep. “Badan bencana sudah meluncur dan dinsos, kita buka juga posko gabungan dengan kabupaten.</p>
<p>Jadi memang beberapa hari kedepan ada imbauan yang dikeluarkan BMKG bahwa cuaca di Sulsel cukup ekstrem termasuk gelombang laut yang tingginya sampai lima meter,” katanya kepada wartawan kemarin. Pemprov Sulsel juga menyiagakan tim standby 24 jam. Sehingga jika mendapat laporan dari kota maupun kabupaten, tim ini segera terjun ke lapangan untuk melakukan pertolongan sekaligus membawa bantuan.“Untuk Pangkep saya sudah koordinasi dengan bupati.Kita sudah kirim orang dan perahu karetnya.</p>
<p>Tetapi untuk daerah selatan-selatan kami belum dapat laporan,”ujarnya. Dia juga mengingatkan kepada seluruh bupati/wali kota untuk memahami prosedur tetap (protap) dalam menghadapi ancaman bencana alam yang rawan terjadi akibat cuaca ekstrem sekarang ini. “Saya berharap protap-protap kita untuk membangun eskalasi bencana alam harus jadi pegangan kita. Sekarang ini memang waktu bencana dan semua sudah seperti itu,”ungkap Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kemarin. Demikian catatan online <a title="Bolot" href="http://bolot.blogdetik.com/" target="_self">Bolot</a> tentang Bencana.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bolot.blogdetik.com/2011/01/14/bencana/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ROBERT Alberts</title>
		<link>http://bolot.blogdetik.com/2011/01/03/robert-alberts/</link>
		<comments>http://bolot.blogdetik.com/2011/01/03/robert-alberts/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Jan 2011 19:02:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolot</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bolot.blogdetik.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -&#62; ROBERT Alberts menyatakan bersedia tetap bergabung bersama PSM Makassar di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Pelatih berdarah Belanda ini bahkan dibanderol dengan nilai kontrak sebesar Rp2,7 miliar untuk menukangi Juku Eja selama satu musim ke depan.
Manajer Direktur PSM Husain Abdullah mengungkapkan, sejak awal Robert sudah bersedia tetap melatih PSM. Oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia" href="http://im.grandong.com/" target="_blank">IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia</a> -&gt; ROBERT Alberts menyatakan bersedia tetap bergabung bersama PSM Makassar di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Pelatih berdarah Belanda ini bahkan dibanderol dengan nilai kontrak sebesar Rp2,7 miliar untuk menukangi Juku Eja selama satu musim ke depan.<br />
<span id="more-4"></span>Manajer Direktur PSM Husain Abdullah mengungkapkan, sejak awal Robert sudah bersedia tetap melatih PSM. Oleh karena itu, manajemen mengembalikan Michael Freichten Beiner yang sebelumnya digadang- gadang sebagai pelatih PSM untuk berlaga di LPI. “Soal kontrak Robert,masih dibicarakan pihak konsorsium LPI dengan mengutus Arya Abhiseka ke Kuala Lumpur. Kabarnya, Robert dibanderol Rp2,7 miliar,” jelasnya, kemarin. Selain itu, Robert juga sudah menyodorkan sejumlah nama striker asing berkelas di Asia.Salah satunya adalah striker Timnas Malaysia, Mohd Safee Sali. Konfirmasi terakhir kemarin pagi dengan Robert, kata Husain, Selangor FA klub yang memiliki Safee, masih belum mau melepas.</p>
<p>“Manajemen tinggal menunggu Robert saja yang akan pulang Selasa (2/1) atau Rabu (3/1). Dia juga yang menjajaki Safee dan striker- striker lain. Cuma kami belum diberi secara rinci nama-nama striker itu,”tandasnya. Sementara itu, pemain PSM yang menolak ikut pindah ke LPI, harus mengajukan surat pengunduran diri ke manajemen PSM untuk bisa melamar ke klub lain. Sebab, status mereka bukan pemain ‘bebas’ dan masih terikat kontrak secara resmi dengan PSM. Setidaknya, ada lima pemain PSM yang masih menolak ke LPI. Mereka adalah Diva Tarkas, Hendra Ridwan, Djayusman Triasdi, Supriyono, dan Fahtul Rahman.</p>
<p>Selain itu, masih ada tiga pemain asing lain yang belum kembali ke Makassar, yakni Anoura Richad Obiora, Jules Basile Onambele, dan Goran Subara. Kuasa Hukum PSM Syahril Cakkari mengatakan, jika pemain-pemain tersebut tidak mengundurkan diri secara tegas dari PSM,maka mereka tidak bisa melakukan kontrak dengan klub lain karena statusnya bukan pemain bebas. “Klub lain pasti tidak berani mengontrak pemain yang masih terikat kontrak dengan klub lainnya,”jelasnya. Namun, lanjut dia, sikap PSM tersebut bukan berarti ingin mengancam dan memaksakan mereka bergabung ke LPI. PSM tetap memberi kebebasan kepada pemain untuk memilih. Namun jika tidak ingin ikut, maka harus resmi menyatakan mundur.</p>
<p>“PSM tetap menghargai pilihan mereka. Tidak ada paksaan. Tapi kalau mundur, ada konsekuensinya, yakni klub menghentikan gajinya.Apalagi BLI katanya akan menanggung gaji pemainpemain itu,”tandasnya.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bolot.blogdetik.com/2011/01/03/robert-alberts/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>China dan Turki Latihan Perang Bareng</title>
		<link>http://bolot.blogdetik.com/2010/10/10/china-dan-turki-latihan-perang-bareng/</link>
		<comments>http://bolot.blogdetik.com/2010/10/10/china-dan-turki-latihan-perang-bareng/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 20:11:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolot</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[China dan Turki Latihan Perang Bareng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bolot.blogdetik.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Angkatan udara China dan Turki telah melakukan latihan bersama, dalam kegiatan yang tampaknya akan menjadi latihan pertama yang melibatkan Beijing dan sebuah negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Turki telah memberi jamin kepada Amerika Serikat bahwa negara itu akan &#8220;berhati-hati sepenuhnya&#8221; untuk melindungi teknologi AS dan NATO yang sensitif, kata Letnan Kolonel AD AS Tamara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Angkatan udara China dan Turki telah melakukan latihan bersama, dalam kegiatan yang tampaknya akan menjadi latihan pertama yang melibatkan Beijing dan sebuah negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).</p>
<p>Turki telah memberi jamin kepada Amerika Serikat bahwa negara itu akan &#8220;berhati-hati sepenuhnya&#8221; untuk melindungi teknologi AS dan NATO yang sensitif, kata Letnan Kolonel AD AS Tamara Parker, seorang jurubicara Departemen Pertahanan AS, Jumat. Ia melukiskan, pemerintah Turki berkomitmen pada aliansi NATO dan keberlanjutan hubungan yang kuat dengan AS. &#8220;Sepanjang pengetahuan kami yang pasti, pesawat tempur F-16 buatan AS tidak dilibatkan dalam pelatihan itu,&#8221; kata Parker.<br />
<span id="more-3"></span><br />
Menurut laporan-laporan pers Turki, latihan itu terjadi pada 20 September hingga 4 Oktober di pangkalan udara Konya di wilayah Anatolia di Turki tengah.</p>
<p>Beberapa pakar AS melukiskan latihan itu sebagai upaya untuk menekankan kemampuan China untuk beroperasi melewasti wilayahnya. David Finkelstein, direktur Studi China di kelompok riset CNA di Alexandria, Virginia, mengatakan, mungkin akan menjadi yang pertama kali angkatan udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China terlibat dalam pelatihan gabungan dengan sebuah negara NATO. &#8220;Sesungguhnya, ekspedisi PLA yang baru mulai sedang dilakukan,&#8221; kata Finkelstein.</p>
<p>Pejabat Pentagon lainnya, yang minta tidak disebutkan namanya, mengatakan indikasi yang ada bahwa angkatan udara Turki telah menerbangkan pesawat-pesawat tempur Phantom F-4, yang digunakan secara luas pada saat Perang Vietnam, sementara China menerbangkan SU-27 buatan Rusia.</p>
<p>Manuver China-Turki itu terjadi sebelum kunjungan Perdana Menteri Wen Jiabao ke Turki pekan ini. Turki dan China bermaksud melipat-tigakan perdagangan dua arah menjadi senilai 50 miliar dollar AS setahun pada tahun 2015 berdasarkan kemitran strategis baru, kata Wen pada konferensi pers di Ankara, Jumat, dengan Perdana Meneri Turki Tayyip Erdogan.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bolot.blogdetik.com/2010/10/10/china-dan-turki-latihan-perang-bareng/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://bolot.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/</link>
		<comments>http://bolot.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 15:12:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bolot</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Datang <a href="http://blogdetik.com/">Blogdetik.com</a>. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bolot.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.906 seconds -->

